Sunday, August 19, 2007

Komentar :: Letto - Don't Make Me Sad


KONTEMPLATIF dan pencerahan. Mungkin terlalu berat mengandaikan album kedua LETTO, band Jogjakarta yang berjudul DON'T MAKE ME SAD dengan sebutan itu. Tapi menjadi sederhana saja, ketika kita menyimak satu persatu lirik yang ada di album ini. Romantis? Penulis lebih suka menyebut kontemplatif. Kelembutan vokal dan lirihnya lirik, menjadi kekuatan yang bisa mengharubiru pendengarnya.

Noe (vokal) bersama Patub (gitar), Arian (bas) dan Dedy (drum) sebenarnya tidak sedang mengukuhkan dan menciptakan cap apa-apa kepada band ini. Album pertamanya dulu, orang mulai aware ketika masuk bulan keempat dan seterusnya. Sebelumnya, lirik LETTO dianggap syahdu tapi perlu mikir.

Coba saja simak single pertamanya 'Sebelum Cahaya'. Adakah yang tidak setuju kalau disebut lagu ini seperti tuturan lafal doa dan keinginan manusia bertemu dengan cinta? Yang kuat dari lagu ini adalah emosinya meski tak ada lompatan yang luarbiasa dari skill dan pencapaian musikalitas yang masih merangkak. Track ini memang masih mengandalkan tempo melow, walaupun tak bisa disebut melankolik. Lebih pas disebut lirih. Masih menyambung dengan single-single hits di album pertama. LETTO masih "hati-hati" melompat dari karakter awal. Berita penuh...

Sumber :: Tembang.com

Penilaian :: ++++
Muat turun :: MP3
Track ::
My Liberty Good Bye
Sebelum Cahaya
Hantui Aku
Memiliki Kehilangan
Permintaan Hati
Ephemera
Bunga Di Malam Itu
Innosenses Innocence
Rasakan Makna
Sejenak
Kau Aku Dan Obsesiku
Don't Make Me Sad
 

P0PdRIVE Copyright © 2008