Thursday, May 11, 2006

Komentar :: Syuga - 8 Hari Seminggu


Syuga tak lain dari versi, semacam cerita rakyat, sengaja dibikin multitafsir meskipun tafsirannya cenderung syur, tetapi juga berusaha ngepop. Anda mungkin ingat dengan fotofoto indah Ratnasari Dewi Soekamo atau anda pernah baca bukunya Emmanuel Subangun, Syuga Derrida? Jadi, kurang lebih syuga artinya: keindahan yang piawai (untuk tidak menerjemahkannya dengan keindahan yang rumit).
Cuman berlima, kami diam-diam berproses (atau bersepakat?) dengan waktu yang relatif singkat untuk mengoplos kepiawaian teks juga teknik bermain musik meskipun masih tergesa. Kami membangun tafsir, imaji, juga lambang menjadi totalitas ruang. Tetapi apapun (lah) konsep itu, musik pada akhirnya harus hadir dan bersaing. Syuga tidak berkelamin perempuan atau pun laki-laki yang masing-masing memiliki muatan kuat dan lemah secara biologis. Bolehlah dibayangkan seperti alam ghaib di mana seorang Adam bisa bertemu dengan Hawa dalam ruang yang sangat pribadi, prinsipil, tragic, lirih, dramatik, penuh intrik, kelembutan, kemesraan, juga kekerasan dan darah, sampai mereka pun diam-diam merasa damai: “taman tamasya” yang mencipta lorong atau meminjam istilah Dee: “jaring laba-laba” bagi berbagai kemungkinan sehingga bukan hanya bisa dilihat, didengar, disentuh, tetapi juga diselami, dimaknai, dirasa, dicecap, dicium baunya, sampai terbawa mimpi (ketemu seorang peri).Demikianlah beberapa ilustrasi, anologi, tentang kami.
Intinya, apa yang kami tawarkan kepada khalayak semoga menjadi petanda dan penanda estetika kami tentang Bahasa Buana akan hadirnya Yang Maha Indah, orang tua kami, keluarga, saudara-saudara sebangsa, setanah air dan serumpun, hingga kelak tak cuman dapat turut bersaing memperkaya belantara musik nasional pada khususnya dan internasional pada umumnya, tetapi juga bisa menjadi ibadah kami sehari-hari.

Sumber :: www.syugaband.com

Penilaian :: +++-
Muat turun :: MP3 [RapidShare]
Manual untuk muat turun dari RapidShare
----------------------------------------------------------------------------------
8 Hari Seminggu

Aku menyayangi mu juga aku
Mencintaimu delapan hari seminggu
Semakin mendekatimu seperti kamu
Pun menemani dua puluh lima jam sehari
Oh oh oh, selalu begitu
Bila bercinta tiada habisnya

Sungguh! Sungguh!
Kaulah tempatku berteduh
Saat hati tengah rapuh dan membusuk
Kau beri aku arti maka ku tegar berdiri

Aku menyayangimu juga aku
Mencintaimu delapan hari seminggu
Semakin mendekatimu seperti kamu
Pun menemani dua puluh lima jam sehari
Oh oh oh, habislah kita
Dianyam perasaan enggan berpisah

Sungguh! Sungguh!
Kaulah tempatku berteduh
Saat hati tengah rapuh dan membusuk
Kau beri aku arti maka ku tegar berdiri

Aku menyayangimu juga aku
Mencintaimu delapan hari seminggu
Semakin mendekatiku seperti kamu
Pun menemani dua puluh lima jam sehari

Menggilaimu setengah mati
Tanpa ku ragu
Bahwa kaulah pilihan jitu
Dan aku mau
Selamanya denganmu

Aku menyayangimu juga aku
Mencintaimu delapan hari seminggu
Semakin mendekatimu seperti kamu
Pun menemani dua puluh lima jam sehari
 

P0PdRIVE Copyright © 2008